Arang Batok Kelapa

Sabtu, 19 September 2015

Trader bule nawar harga ngawur

Keseringan kedatangan tamu-tamu bule, dari rusia,india,malaysia,dll. Mereka datang untuk mencari arang batok kelapa, briket, kelapa butir, kopra putih. Kalau awalnya sih merasa bangga gitu, tapi lama kelamaan jadi biasa aja, bahkan males aja kalau ada bule mau pengen ketemuan.
Mereka tuh datang seperti mau menjajah aja, gimana gak menjajah, lha wong kalau nawar harga sama dengan biaya produksinya, bule sinting. Balik sana dah ke negara lu. Hahaha. Harga yang mereka inginkan kalah bersaing dengan buyer lokal indonesia.
Nawar harga ngawur, ngakunya importir bagi negaranya.
Hehehe sewot banget gue sama mereka.
Akhir-akhir ini memang banyak bule yang ingin mencoba-coba peruntungan di negara kita,khususnya di produk turunan kelapa,karena indonesia pensuplay kelapa nomer 1 di asia tenggara (mboh surveinya dari mana). Mereka Turun hingga ke petani-petani, bukannya nawar dengan harga lebih tinggi dari pembeli lokal,malah dipresing lagi harganya. Huufftt.
Tidak semua "makhluk asing" membeli dengan harga bagus.
Tapi jarang yang beli dengan harga bagus.
Ya karena mereka yang turun kesini mungkin masih kelas trader antar negara. Mungkin Gue masih belum ketemu buyer luar negeri yang bagus. Hahaha.
Keep fight.